Minggu, 30 Agustus 2015
Itulah koevolusi. Kemampuan makhluk hidup untuk mengubah konteks. Yang
semula menjadi musuh akhirnya menjadi teman, dan perubahan itu
menciptakan kehidupan baru. Percayalah, ini nggak hanya terjadi di level
fisik, tapi juga mental. Ketika bakteri primitif saja mampu mengubah
konteks, tidakkan kamu heran dengan manusia-manusia yang menyerah begitu
saja dengan keadaan? Padahal kemampuan itu nyata-nyata diberikan di
setiap level kehidupan, dari mulai makhluk bersel tunggal sampai makhluk
terkompleks yang ada: kita.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar